Ayo Sekolah

Jangan kaget ini judul memang engga nyambung dengan isi. Yaa, semacam kaleng kong guan isi rengginang lah. Hihihi.

Cerita terinspirasi dari perjalanan saat mengantar anak-anak ke sekolah tadi pagi. Lumayan kesiangan. Akibatnya, kami berbarengan dengan (lebih) banyak pengendara yang bertujuan sama. Menggunakan jalan raya.

Idealnya, start berangkat dari rumah adalah pukul enam atau sebelum pukul enam. Jadi kita bisa menikmati pagi dan berkendara dengan santuy. Sambil nyanyi-nyanyi sepanjang perjalanan atau mendengarkan ocehan anak-anak bercerita tentang banyak hal. Teman sekolah, guru-guru, sampai soal game-game yang sedang popular dimainkan anak-anak.

Jadi, tadi saat kami berhenti di entah traffic light keberapa, saya membaca tulisan tertera di salah satu kendaraan. Tidak terlalu mencolok sebenarnya, ditulis dengan font berwarna putih. Namun menjadi mencolok karena saya berhenti tepat dibelakangnya. Saya tersenyum. Mau tahu apa kata-katanya?

Ra Melu Ragad, Ra Sah Nyacat

Buat kalian orang jawa, atau yang akrab dengan bahasa jawa sudah pasti tahu arti kalimat tersebut dalam bahasa indonesia.

Ra melu ragad = tidak ikut membiayai, ra sah nyacat = jangan ikut berkomentar (jelek) mungkin kira-kira itulah artinya.

Tapi, saya tertarik untuk memaknainya lebih dalam. Sebagai manusia, baiknya kita tidak mudah berkomentar (jelek) terhadap suatu hal, hanya karena hal tersebut tidak sesuai dengan pikiran kita. Setiap orang memiliki alasan masing-masing untuk memilih suatu keputusan. Asalkan niat dan langkahnya untuk kebaikan mari kita dukung, salah satunya dengan tidak berkomentar (jelek).

So, semangat menjalani hari. Buat yang sering dapet komentar miring, cuekin aja. Biar ntar mereka yang ‘miring’ sendiri. Hahaha. Cao bella, Saya mau jemput sekolah yang bontot dulu.

 

-Ta-

12 Agustus 2018

Terlepas dari makna senang dan sedih yang jelas perjalanan setahun kebelakang memberikan arti berbeda di hidup saya.

Terimakasih kepada Tuhan Sang Maha penulis skenario atas segala cerita hidup saya.

Terimakasih kepada mama papa yang menemani perjalanan saya sampai detik ini.

Terimakasih kepada belahan jiwa saya yang darinya saya mendapat peran sebagai istri.

Terimakasih kepada anak-anak yang dari mereka saya mendapat peran kehormatan berjuluk ibu.

Dan kepada semua yang datang dan menetap atau datang dan pergi dalam kehidupan saya. Sungguh kalian telah mewarnai cerita seorang sita sebagai manusia di dunia ini. Tak ada kata selain terimakasih.

Happy Birthday, Sita!

^^Even google greet for my day. Oh happy me^^

 

–Ta–

Gendis Turning 8

Awal bulan Gendis ultah. Udah jadi gadis. Kali ini ga ada permintaan perayaan dengan tema princess-princess-an. Syukur alhamdulilah, karena tema-tema begitu jatuhnya lebih mehong kan bu, rasa kuenya juga ga enak-enak amat –mami perhitungan–.

Tahun ini diperingati berempat saja. Mami cuma masak mie goreng sukaan orang serumah. Pelambang panjang umur. Doa kami adalah semoga mbak Gendis selalu bahagia.

Jadi gini, hari itu hari minggu. Gendis yang baru bangun tidur trus turun dari kamar dan langsung duduk di belakang whiteboard nya. Menggambar. Mami, ayah dan adik bisik-bisik susun rencana ” ssst, sssttt, blaa, blaa. Kemudian berjalan pelan, berhenti tepat dibelakang si mbak yang lagi nggambar. Dan kami mulai bernyanyi :

Happy birthday to you

happy birthday to you

happy birthday, happy birthday…..

happy birthday Gendis.

Gendis yang tidak menyangka, langsung balik badan dan senyum datar… Dia itu emang beda sama Ranu yang lebih ekspresif. Gendis ‘lebih’ kalem mengekspresikan perasaannya. Kami memeluk Gendis bergantian, setelah dia meniup lilin di atas kue tart nya yang mami beli semalam sebelumnya dan tanpa custom design. Dan mami yang paling terharu, bukan saja karena mami yang dapet pelukan pertama kali tapi karena mami emang cengeng. Gampang terharu.

Sekali lagi selamat ulang tahun ya Gendis. Cuma satu pesan mami, don’t be rush to turn 9 yaaaa. Hihihihi. Muaah.

WhatsApp Image 2017-12-08 at 10.39.59

Happy Birthday Ranu

Hip-hip hooray Anak Telor ulang tahun. Itu panggilan gemes mami klo lagi nguwel-nguwel doi hahaha. Nanu suka banget makan telor. Gampang banget ini bocah. Pengertian, emaknya ga pinter (baca: males) masak. Hahaha. Menunya standart emak-emak (sok) sibuk. 6 oct kmrn doi turning 6 (mending telat, daripada telat banget wkwkwk) Udah gede, udah pinter baca, makin kritis (makin gede makin menjadi-jadi) “Karena mau kelas 1” katanya. Hihihi.

Itu kalo lihatin foto-fotonya doi, si emak ini suka ngerasa pilu bin ngilu. Cepet banget gedenya ya. Masih inget bener pas baru ngelahirin dia. Badannya kecil (yah iyalah emang anak gajah lgsg gede), kepala dan matanya gede. Sempat kelintas koq anakku kaya alien ya. Ehhh… lah dalah makin gede makin lucu makin ganteng. Bulu matanya kece, senyumnya merontokkan hati. Genetik emang ga pernah keliru koq (tepok dada lanjut batuk2.. uhuk-uhuk) Emak-emak klo muji anaknya ga tanggung-tanggung yak. Hahaha.

Met ulang tahun ya Nanu… best wishes mami untuk ranu sekarang dan masa yang akan datang. Cuma satu pesen mami, “Jangan buru-buru 7 ya Nak”!

Drama Anak Manusia

Hulaa, Gimana kabar barisan patah hati?? Sudahkah ikhlas? Hahaha. *evil mode-on. Ijinkan saya terbahak sejenak. Andai itu terjadi 10 tahun lalu mungkin saya juga termasuk dalam barisan itu. wekekek..

Beberapa hari menjelang helatan akbar pernikahan Raisha-Hamish semua berita online memuat berita seputar anak manusia yang membuat para follower patah hati, sesak napas lanjut pengsan.

Wahai para sakit hati rapatkan barisanmu, kenanglah. Ada saat nanti kau akan terbahak mengingat semua ini. Masih ada kimberly ryder, chelsea islan ato tatjana saphira, ato ayu ting-ting. *yang terakhir sapa sih? wkwkwk. Mari sekuel-kan patah hati nasional ini.

th (2)

Ga Pake Judul

Perempuan itu unik. Sensi, moody sekaligus ngangenin (haha jare sopo seh iki?!) So no matter how old she is, as long as she still get period perempuan bisa tiba-tiba ngamuk lalu sedetik kemudian nangis dipojokan. Jadi gangguin cewek yang lagi ‘dapet’ tuh sama aja kaya pok ame-ame sama baby macan. Kelihatan jinak tapi meleng dikit kena cakar.

-Ta-

Annex - Hepburn, Audrey (Funny Face)_16